USAHA PETERNAKAN PENGGEMUKAN SAPI

usaha penggemukan sapi
pinteres photo

Penggemukan Sapi bisa jadi salah satu Alasan seseorang untuk meraih sukses. sukses bisa di tempuh dari berbagai bidang,tidak heran kalau banyak dari kalangan masyarakat terjun menekuni bidang peternakan penggemukan sapi. Bagaimana tidak, daging sapi tidak pernah sepi pembeli. Selain itu, harga yang cenderung stabil bahkan meningkat terus. Sedangkan bakalan dan cara penggemukannya selalu mengalami kemajuan sehingga masa jual menjadi lebih cepat dengan hasil yang lebih baik.

Coba analisa saja, dari bakalan sapi yang harga belinya antara 10 hingga 15 juta rupiah, dalam waktu 4 hingga 5 bulan bisa diperoleh sapi hasil penggemukan dengan harga jual hingga 25 juta rupiah. Luar biasa, kan?

Campur tangan pemerintah soal keringanan pinjaman di Bank seperti program KOR dan sebagainya,sedikit bisa meringankan beban peternak itu sendiri. Bantuan ini terutama diperuntukkan bagi kelompok-kelompok tani yang telah terorganisir dan terdaftar. Bantuannya lumayan, lho. Bisa dapat pinjaman modal bahkan bakalan sapi secara gratis.Kisah sukses peternak sapi memang selalu menjadi inspirasi semua orang. Tapi, jangan dikira mereka selalu memulainya dengan modal besar. Banyak peternak yang memulai dari nol, dengan hanya memiliki satu atau dua ekor bakalan sapi saja. Tetapi, dengan usaha yang gigih, ternak sapi tersebut dapat terus berkembang.

Baca juga peluang usaha 2017/2018 paling menjanjikan

Salah satu kunci sukses penggemukan sapi. Yaitu keinginan untuk belajar. Jika Anda hendak terjun ke usaha penggemukan sapi, Anda harus siap untuk selalu belajar.dari bermacam-macam jenis bakalan sapi yang jadi unggulan yaitu sapi brahma,limosin,simetal.

Ragam pakan, vitamin serta konsentrat pun selalu mengalami perkembangan. Anda harus mengetahui semua itu agar penggemukan sapi dapat lebih cepat dan lebih baik hasilnya. Berbagai pengetahuan tentang pencegahan dan penanganan penyakit harus dikuasai dengan baik oleh para peternak.dan pengetahuan peternak sekarang ini sudah sangat maju sekali, yah karena sekarang jaman serba modern,internet dapat di akses di manapun,dan semua orang bisa memanfaatkanya dengan baik.

Apa yang menjadi faktor penentu keberhasilan usaha penggemukan sapi? Jika Anda mengatakan bakalan sapi, maka itu benar. karena Bakalan sapi menjadi hal pertama yang seharusnya Anda pertimbangkan dengan baik.

Mengapa demikian? karena bakalan sapi dengan kualitas yang bagus akan dengan mudah menerima setiap asupan makanan dengan baik pula.
Jadi, perkembanganya akan sesuai dengan yang kita harapkan.

Jadi, langkah pertama beternak sapi potong yang sukses adalah melakukan seleksi yang benar-benar teliti dalam pemilihan bakalan sapi. Kalau untuk jenis, di Indonesia ini ada banyak jenis sapi yang baik untuk dijadikan bakalan sapi potong.

Misalnya, Brahma, Brangus, Hereford, Charolais, Ongole, PO, Limousin ataupun Shorthorn. Nah, Anda tinggal pilih saja jenis sapi mana yang sesuai dengan modal anda.

Dalam melakukan pemilihan tersebut, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan, yaitu:

Ciri-ciri Bakalan Sapi yang Baik

Berikutnya, kita akan membahas ciri-ciri bakalan sapi yang baik untuk dijadikan sapi potong. Secara umum, bakalan sapi biasanya masih kurus tetapi sehat serta tidak cacat. Berat minimalnya adalah 300 kilogram. Kemudian yang harus diperhatikan lagi adalah bentuk badannya.

Umur Bakalan Sapi yang Tepat

Kalau tujuan ternak sapi adalah penggemukan, maka bakalan yang dipilih biasanya adalah sapi jantan. Bukannya tidak boleh memilih sapi betina, tetapi umumnya sapi betina digunakan untuk indukan ataupun

sapi perah. Untuk umur sendiri, disarankan tidak memilih sapi yang terlalu muda, yaitu 1 tahunan.
Badan sapi harus silindris dengan rusuk yang cembung, punggung lurus serta rangkanya besar. Perhatikan

juga bulunya, karena bulu sapi yang bagus itu pendek dan tidak berminyak. Ciri yang terakhir adalah bentuk muka sapi yang sebaiknya pendek/papak dengan mata berbinar cerah.

Nah, jika Anda memilih bakalan sapi dengan umur dan ciri-ciri di atas, maka langkah awal yang baik untuk beternak sapi potong sudah Anda lakukan. Sapi yang memiliki ciri-ciri tersebut akan mudah untuk digemukkan walaupun ketika pertama kali membelinya kondisi sapi masih dalam keadaan kurus.

Baca Juga 15 peluang usaha untuk mantan tki

Sekarang, anda tinggal merawatnya dengan baik, sehingga 4-5 bulan berikutnya Anda bisa mendapatkan sapi yang sudah gemuk dan siap untuk dijual.

usaha penggemukan sapi

Penggemukan sapi modern merupakan sistem penggemukan sapi yang dilakukan dengan memelihara sapi dalam kandang atau dikenal dengan sistem kereman. Perawatan dan pemberian pakannya tentu saja dilakukan secara intensif, jadi dalam waktu 4-5 bulan saja sapi sudah siap untuk dipotong.

Dalam melakukan ternak sapi seperti ini, ada beberapa aspek penting yang harus diperhatikan, agar sapi potong yang dihasilkan sesuai dengan harapan. Aspek-aspek tersebut adalah:

Kandang
Sebelum Anda buat kandang sapi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama, kandang kerja jarak jauh 20-30 meter dari rumah atau sumber air. Jika tidak, terbayang bukan, bagaimana aroma kotoran sapi di rumah Anda. Kedua, kandang ini berasal dari air mani.

Jadi, nanti akan mudah bersih dan tidak becek maupun kotor.Setiap peternak harus memiliki tempat penampungan kotoran sapi yang letaknya terpisah dari kandang. Nanti, kandang dan penampungan kotoran ini bisa di buatkan saptiteng dengan di tambah atap, tujuanya agar di saat hujan saptiteng ini tidak terisi udara.

Untuk setiap ekor sapi, diperlukan luasan kandang 2 – 2,5 m. Kandang harus dibuat dengan bahan yang ringan dan tidak mudah tumbang.karena kita tahu tenaga sapi itu kuatnya luar biasa,

Sirkulasi udara juga menjadi hal yang sangat butuh mendapat perhatian. Kandang yang sirkulasi udaranya buruk atau pencahayaannya kurang akan menjadi sarang penyakit. Karenanya, buatlah kandang dengan dinding yang tidak tutup semua bagian kandang. Atap juga jangan terlalu pendek, agar suhu tidak panas.

Pakan Sapi
Sebenarnya, penggemukan sapi dengan sistem modern tetap memanfaatkan hijauan segar sebagai pakan dasar. Hijauan tersebut bisa berupa rumput maupun leguminosa. Anda harus melakukan pemberian pakan hijau ini setiap hari pada waktu sakit, dengan jumlah 3% dari berat tubuh sapi.

Sapi juga membutuhkan pakan tambahan yang biasanya menjadi konsentrat. Hal ini agar sapi lebih cepat gemuk, tambah nafsu makan dan juga sebagai penguat.

Pakan tambahan itu sendiri seharusnya mengandung protein dengan kadar antara 18% sampai 28%. Adapun resep masakan buat tambahan untuk satu ekor sapi adalah 3 kg bekatul, 0,25 kg garam dan air minum 2 ember untuk perekornya. di rasa pada pagi dan sakit / tergantung keinginan anda.

Andapun bisa memberikan molase sebagai pakan tambahan bila diperlukan. Molasse bisa dibuat sendiri dengan mencampurkan biji randu, urea, gaplek, mineral dan dedak. Jumlah pakan tambahan ini paling tidak 2% dari bobot tubuh sapi.

Penanganan Penyakit
Pencegahan penyakit bisa di atasi dengan rutin menjaga kebersihan kandang, penyemprotan rutin untuk pembasmi hama, dan selalu rutin memandikan sapi 2 hari sekali.

Dengan usaha yang gigih maka usaha apapun yang kita tekuni pasti akan memberi keuntungan yang lebih sesuai dengan keinginan kita.

Baik semua tergantung anda, jika anda mau menjadi milyarder silahkan ikuti petunjuk di atas dan dengan teliti dan tekun.

Terima kasih

3 thoughts on “USAHA PETERNAKAN PENGGEMUKAN SAPI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *