Faktor Yang Mempengaruhi Jumlah Investasi dalam piutang

Faktor Yang Mempengaruhi Jumlah Investasi dalam piutang

Faktor Yang Mempengaruhi Jumlah Investasi dalam piutang
Faktor Yang Mempengaruhi Jumlah Investasi dalam piutang

Faktor Yang Mempengaruhi Jumlah Investasi dalam piutang atau faktor yang berpengaruh terhadap besar kecilnya investasi dalam piutang adalah Sudah barang pasti menjadi suatu kelaziman didalam dunia usaha, bahwa untuk memperlancar operasional dan perkembangan perusahaan dilakukan transaksi penjualan secara kredit sehingga pemberian piutang adalah juga demi memenuhi keinginan para pelanggan.

pengaruh dari faktor piutang di tandai :

a. Volume penjualan kredit
Jika porsi penjulan kredit semakin besar dari total penjualan, maka jumlah investasi dalam piutang juga tambah besar. Itu berarti perusahaan harus menyediakan investasi yang lebih besar dalam piutang, semakin besar resiko yang di tanggung, profitabilitasnya juga akan meningkat.

b. Syarat pembayaran penjualan kredit
Syarat pembayaran penjualan kredit dapat bersifat ketat atau lunak. jika perusahaan menetapkan pembayaran secara ketat, itu berarti kredit lebih diutamakan keselamatanya dari pada profitabilitasnya.

Syarat pembayaran yang ketat antara lain tampak dari batas waktu pembayaran yang pendek atau pembebanan bunga yang berat untuk pembayaran piutang yang terlambat.

Baca juga : Merancang dan Merumuskan Misi Bisnis

Umunya syarat pembayaran penjualan kredit dinyatakan dengan tem tertentu, misalnya 2/10 net 30. Ini berarti bahwa apabila pembayaran dilakukan dalam waktu 10 hari sesudah waktu penyerahan barang, si pembeli akan mendapatkan potongan tunai sebesar 2% dari harga penjualan, dan pembayaran selambat lambatnya dilakukan dalam waktu 30 hari sesudah waktu penyerahan barang.

Jadi, batas waktu pembayaran adalah 30 hari. Semakin panjang waktu pembayaranya maka semakin besar jumlah investasi dalam piutang.

Baca Juga : 12 Macam Pekerjaan Sampingan Yang Menguntungkan 2018 Terbukti!!!

c. Ketentuan tentang pembatasan kredit
Dalam penjualan secara kredit, perusahaan dapat menetapkan batas maksimal atau plafon bagi kredit yang diberikan kepada para pelanggan.

Makin tinggi plafon yang diberikan kepada para pelanggan, makin besar pula dana yang di investasikan ke dalam piutang. Selain itu, penentuan kriteria pihak yang akan diberi kredit juga dapat memperkecil jumlah investasi dalam piutang. Dengan demikian, pembatasan kredit disini dapat bersifat kuantitatif maupun kualitatif.

d. Kebijakan dalam penagihan piutang
Kebijakan menagih piutang baik aktif maupun pasif bisa dilakukan oleh perusahaan. Dan perusahaan yang menjalankan kebijakan aktif dalam menagih piutang akan mempunyai pengeluaran dana yang lebih besar untuk membiayai aktivitas ini, namun dapat memperkecil risiko tidak tertagihnya piutang.

Perusahaan juga berharap agar pelanggan menyetor pembayaran hutang tepat waktu. Kebijakan ini ditempuh dengan cara : pertama memungut secara langsung dan kedua member peringatan dengan mengirim surat kepada pelanggan.

e. Kebiasaan pembayaran pelanggan
Sebagian pelanggan mempunyai kebiasaan membayar dengan menggunakan kesempatan mendapatkan cash discount, sedangkan sebagian lagi tidak demikian.

Bedanya.. dari segi pembayaran ini bisa tergantung oleh penilaian mereka terhadap kedua alternatif untuk mencari yang terbaik dan yang paling menguntungkan.

Apabila perusahaan telah menetapkan syarat pembayaran 2/10 net 30, para pelanggan dihadapkan pada 2 alternatif, yaitu akan membayar pada hari ke-30 atau hari ke-10 sesudah barang diterima. Jika pilihan pertama dibayarkan pada hari ke-30, berarti mereka dapat membayar dengan harga penuh sesuai kredit penjual.

Alternatif kedua yaitu membayar pada hari ke-10 berarti mendapatkan cash discount sebesar 2%.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *